PELEMAHAN KPK
Deskripsi
masalah :
Dilema oh dilema, setelah banyak masalah menerpa negri ini.
Tak henti-henti pula masalah yang baru datang lagi. Hal yang masih begitu lekat
di benak kami sebagai mahasiswa adalah isu pelemahan yang dilakukan oleh
pemerintah dalam hal ini badan eksekutif yaitu DPR.
Yang paling genjar akan menjatuhkan KPK dengan
segala macam cara, mulai dari revisi undang-undang KPK, penangkapan para
pentolan KPK, hingga perubahan struktur kepengurusan KPK yasng baru yang
sekarang diisi oleh orang-orang yang notabene tidak memiliki rekam jejak di
dunia penyedikkan atau yang lainya.
Mereka
para pimpinan KPK yang baru bahkan sempat di ragukan public akan
kemampuanya, karna memang pada faktanya mereka memiliki latar yang berbeda yang
sebenarya tidak di perlukan untuk calon figure yang baru.
Namun
dengan berbagai alibinya pemerintah tetap berpaling bahwa yang dilakukanya
adalah untuk juga menguatkan, memprotect bukan untuk melemahkan.
Namun
terlepas dari tumpang tindih dari segala pendapat dan argument yang di
lontarkan pemerintah, sebenarnya sejak dulu KPK telah mengalami banyak
intervensi.
Di
lihat karna tidak senangnya pemerintah kepada badab Negara yang eksklusif ini,
seperti: tentu masih ingat ketika KPK dan POLRI saling tangkap anggota dan
saling tuduh pula. Di karnkan KAPOLRI waktu itu di curagai melakukan
penggelapan uang Negara.
Tetapi
terlepas dari semua kontroversi KPK. Lembaga Negara yang satu memiliki banyak
sekali prestasi sejak pertama kali di bentuk di masa kepemerintahan megawati
soekarno putrid. Dan KPK lah yang menyelematkan banyak uang Negara dari para
koruptor negri ini.
Pertanyaan
:
1.
Apakah
anda setuju perubahan (revisi) undang-undang KPK yang baru akan menjadikan
lembaga Negara yang satu ini menjadi lebih baik ?
2.
Pemerintah
selalu mengeluarkan banyak kebijakan yang selalu besebrangan dengan kehendak
lembaga Negara manapun baik itu KPK sendiri. Dari hal ini, anda sebagai
mahasiswa masihkah percaya dengan pemerintah? Mengapa!?
3.
Apa
yang akan kita lakukan jika suatu saat anda berada di posisi pemerintahan,
namun dalam diri kita sebenarnya adalah seorang idealism?






0 komentar:
Posting Komentar